Selamat malam blog ku yang sudah lama berdebu dan kusam karna tidak pernah kusentuh..:(
malam ini aku ingin berbagi mengenai kisah hidupku di semester tujuh ini, tanpa terasa kini sudah waktunya aku harus berjuang semaksimal mungkin untuk memperjuangkan arah hidupku.
sudah waktunya kini ku harus menyelesaikan skripsi sebagai syarat kelululusanku untuk mendapatkan gelar S.K.G..
Dan aku ingin bercerita mengenai bagian skripsi yang harus ku selesaikan. Jadi ceritanya untuk pembagian skripsi kali ini diawali dengan sistem memilih bagian bagian tertentu disesuaikan dengan prioritas pemilihan dengan membuat usulan proposal penelitian namun tetap masing - masing bagian memiliki kuota tertentu, misal bagian - bagian itu ialah bagian OM , IKGM , Perio, Orto, OB, BM, ITMKG , dan Prostho, kami semua diberi kebebasan untuk memilih jurusan yang kami sukai dan dianggap mampu, masing - masing berhak menentukan 2 pilihan dan berdasarkan prioritas. Waktu itu saya memilih IKGM dan Perio, dan saya sudah membuat proposal penelitian dengan sangat apiknya, namun ternyata sistem pemilihan skripsi tersebut bukan dilihat dari isi usulan proposal penelitian tersebut tetapi menggunakan sistem goncangan, selama tenggang waktu pengumpulan sampai waktu goncangan skripsi tersebut hampir setiap malam aku memohon kepada Tuhan Yesus untuk memberikan bagian skripsi yang terbaik untuk hidupku, doa novena tiga salam maria sudah saya daraskan bahkan sampai berkali kali dan pintaku tetap sama, namun saat tiba waktunya pengumuman skripsi Tuhan berkehendak lain diluar dari yang saya pinta di dalam doa, ternyata Tuhan memberikanku hadiah sebuah bagian skripsi ITMKG, karna ternyata saat goncangan tersebut nama saya tidak keluar..alhasil saya harus memenuhi kuota yang masih tersisa, saat itu kuota yang masih tersisa adalah ITMKG dan Prosto, tentu saja saya memilih ITMKG, sebenarnya saya tidak pernah menyangka untuk mendapatkan pilihan ini, karna menurut cerita teman - teman dan kakak - kakak ITMKG ini sulit, sehingga kurang diminati...tetapi bagi saya sejak saya mulai kuliah di jurusan univeristas ini, hati kecil saya sudah memilki ketertarikan tersendiri, teringat saat saya berada di semester empat, saat itu di kelas sedang ada pemilihan kodik untuk masing - masing mata kuliah, tapi saat itu kodik ITMKG 4 belum ada satupun dari teman - teman saya yang mau untuk menjadi kodik dan secara sukarela saya menawarkan diri untuk menjadi kodik, ntah ada bisikan apa, ntah ada malaikat apa, ntah karena pengaruh apa, yang jelas saat itu saya merasa perlu bertanggung jawab atas keputusan yang saya ambil, ternyata usut punya usut setelah saya menjadi kodik nya saya baru tau kenapa teman - teman tidak mau menjadi kodik tersebut, katanya karena susah menghadapi dosennya, dan sontak saja ini menjadi tantangan tersendiri dalam diri saya, dan rasanya tidak pernah ada penyesalam dalam hidup saya telah memilihnya bahkan sampai sekarang, karena dari menjadi kodik itu saya mempunyai banyak pengalaman dan cerita tersendiri dalam hidup saya dibandingkan dengan teman-teman lainnya,
Dan kali ini saya harus menghadapi skripsi ITMKG yang katanya memiliki tingkat "kesulitan" di atas rata - rata, yaa....bagi saya awalnya memang berat untuk di jalani, saya sempat hampir menyerah dan ingin marah sama Tuhan, tetapi ibuku saat itu berusaha menenangkanku...ibuku yang selalu memberi semangat, ibuku yang memberikan kekuatan untukku, aku rapuh saat itu bahkan saat aku menulis ini, aku masih sempat menitikan air mata, aku ingin melepaskan tanggung jawab ini, aku lelah.....:'(
Tapi aku harus tetap kuat menghadapi ini, aku tidak ingin mengecewakan orang tuaku, aku tidak ingin terlihat lemah, aku tidak ingin menangis saat ini...!!!
Tuhan, bisakah aku menghadapi ujian ini? Tuhan, bisakah aku menyelesaikan tugasku ini? disaat aku harus melihat teman - temanku mendapatkan bagian skripsi yang mudah - mudah, Tuhan....aku cuma berusaha meyakinkan diriku bahwa aku mampu melewati ini semua, meyakinkan diriku bahwa ini adalah hadiah dari Tuhan, bahwa aku memang harus menyelesaikan ini karena Tuhan tau yang terbaik untuk hidupku bahwa Tuhan sedang memberikan kesempatan padaku untuk belajar menyelesaikan tugas perutusan dan bahwa aku dianggap mampu oleh Tuhan.
Apapun itu Tuhan, aku bersyukur atas berkatMu ini....mampukan aku untuk menyelesaikannya, berikan aku kekuatan dan kesabaran terlebih untuk dosen - dosenku yang ku sayangi, semoga mereka terus sehat agar aku bisa dengan mudah meminta bimbinganya dan berikan kesabaran untuk mereka dalam menghadapiku.
aku yakin dan percaya, jika tiba saatnya nanti, aku akan membuktikan kepada semua bahwa aku mampu dan pantas. Bahwa aku menjadi lulusan yang berkualitas. Amin
Thursday, December 4, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




0 comments:
Post a Comment